
sukses berwirausaha tidak semuanya harus bermodal
besar dan berkapital besar, bisnis dan usaha dari rumahan-pun (UKM.
red) jika dikelola dengan sabar dan antusias maka akan memperoleh hasil yang
luar biasa. Kita tahu bahwasana Usaha kecil dan menengah (UKM)
merupakan salah satu bagian penting dalam membangun perekonomian suatu negara
ataupun daerah, tidak terkecuali di Indonesia. Usaha mikro kecil menengah
menjadi salah satu prioritas dalam agenda pembangunan di Indonesia hal
ini terbukti dari bertahannya sektor UKM saat terjadi krisis hebat tahun 1998,
bila dibandingkan dengan sektor lain yang lebih besar justru tidak mampu
bertahan dengan adanya krisis. Dicuplik dari Mudradjad Kuncoro dalam Harian Bisnis Indonesia pada
tanggal 21 Oktober 2008 mengemukakan bahwa UKM terbukti tahan terhadap krisis
dan mampusurvive karena,
pertama, tidak memiliki utang luar negeri. Kedua, tidak banyak utang
ke-perbankan karena mereka dianggap unbankable.
Ketiga,menggunakan input lokal.
Keempat, berorientasi ekspor.
Data Statistik yang dikeluarkan oleh
UKM menyimpulkan bahwa 5 sektor yang memiliki porsi terbesar adalah UKM yang
terkait dengan industri
makanan dan minuman. Sektor ini membentuk rantai makanan yang berupa
input bahan baku dan output jadi makanan dan minuman. Industri Pertanian, Peternakan,
Kehutanan, dan Perikananmenyumbang bahan baku untuk pembuatan makanan
dan minuman, sementara Industri Perdagangan, Hotel,
dan Restoran menjual makanan dan minuman jadi hasil pengolahan
dari industry sebelumnya. Sehingga jika ditotal, sektor makanan dan minuman
memiliki proporsi unit usaha UKM lebih dari 80%.
Bagi para Wirausaha Indonesia yang
usahanya masih berbasis rumahan tidak perlu
ragu dalam pengembangan usahanya. Sekarang ini lembaga-lembaga donor internasional semuanya
mendukung perkembangan UKM. Ada yang melihatnya sebagai wahana untuk
menciptakan kesempatan kerja (ILO), ada yang
melihatnya sebagai penjabaran komitmen mereka (IMF, Bank Dunia, Bank
Pembangunan Asia) untuk memerangi kemiskinan di negara-negara berkembang. Di
Asia, perkembangan sektor UKM ini juga dilihat sebagai salah suatu jalan keluar
dari krisis ekonomi. Para donor multilateral dan bilateral (antara lain Jepang)
semuanya akan menyediakan dana dan bantuan teknis untuk pengembangan sektor
ini. Jadi jangan takut memulai usaha, ber-wirausahalah dari muda agar kelak
mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
0 komentar:
Posting Komentar