Minggu, 07 Mei 2017

Es Krim Legendaris di Indonesia : Es Krim Toko Oen Malang

Es krim Toko Oen adalah salah satu es krim paling enak di Indonesia yang legendaris (Foto : anekatempatwisata.com)


Satu lagi es krim enak di daerah Jawa Timur, yaitu es krim Toko Oen Malang. Toko Oen dikenal sebagai salah satu restoran es krim paling enak di Indonesia yang legendaris. Banyak wisatawan asing mampir ke tempat ini untuk bernostalgia mengenang masa-masa lalu saat mereka masih tinggal di Malang. Atau sekedar menikmati berbagai kuliner es krim dan suasana kuno di restoran ini.
Toko Oen sebenarnya tak ubahnya restoran lainnya. Terletak di Jl Basuki Rahmat No 5, Malang, Toko ‘Oen’ tampil dominan dengan arsitektur gaya lama dengan jendela-jendela besar. Suasana di dalam toko pun seolah tidak berubah sejak pertama berdiri pada 1930. Suasana interiornya masih mempertahankan kekunoanya. Toko yang didirikan di jantung Kota Malang ini pernah dikunjungi presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Ketika memasuki toko atau restoran ini Anda akan dihadapkan pada suasana tempo dulu yang masih tetap dipertahankan di toko yang kondang dengan es krim dan steak lidahnya ini.

Hasil gambar untuk es krim toko oen

Yang jadi favorit di sini adalah es krim, semua rasa. Karena asli bikin sendiri, tanpa pengawet dan bikinnya manual, home made istilahnya. Es krim dihargai Rp 13.000 per scoop kecuali es krim durian yang dibandrol Rp 20.000. Rasa es krimnya nikmat dan lembut di lidah mirip dengan es krim tua di Ragusa, Jakarta atau Rasa Bakery, Bandung. Oen menyajikan es krim yang lebih lembut dan tidak kemanisan. Pantas saja es krim toko Oen masuk dalam daftar es krim paling enak di Indonesia yang legendaris.
Menurut sejarah, Es Krim “Oen” ini pertama kali diciptakan oleh perempuan keturunan Tionghoa, Oma Oen yang awalnya membuka toko kue di Yogyakarta tahun 1910. Baru pada 1922, Oma Oen mengembangkan es krim buatannya dan membuka kedai es krim di Semarang, Jakarta, Malang. Sayangnya, cabang Yogya dan Jakarta sudah ditutup. Sisanya, kedai “Oen” di Malang dijual ke pemilik baru nya dan cabang Semarang dipertahankan oleh keturunan Oma Oen.

0 komentar:

Posting Komentar